Cara Lengkap Seting Hotspot dengan Mikrotik Part 1


xps-mikrotik-hotspot
Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan
Berikut ini kita akan melakukan konfigurasi Mikrotik HotSpot dengan mengunakan User Manager dan Radius. Keuntungan mengunakan User Manager adalah kemudahan dalam membuat user Hotspot dalam jumlah banyak dengan waktu yang cepat serta dapat dioptimalkan lagi dengan System Ticket.
Konsep konfigurasi yang akan kita lakukan adalah seperti gambar Layout dibawah ini :
layout_desain_mikrotik_hotspot_warnet_cafe
Kali ini kita akan melakukan konfigurasi dengan data sebagai berikut :
IP Modem ADSL / IP Gateway : 192.168.1.1
IP Mikrotik Interface WAN : 192.168.1.23
IP Mikrotik Interface LAN : 192.168.88.1

1.  Selanjutnya kita konfigurasi pada Mikrotik dengan hasil seperti gambar dibawah ini :
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-001
2. Selanjutnya masuk ke menu : IP Hotspot.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-002
3. Lalu kita klik menu HotSpot Setup.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-003
4. Pilih HotSpot Interface : LAN. Lalu klik Next.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-004
5. Selanjutnya pada Local Address of Network kita pilih 192.168.88.1/24 dan checkmark Masquerade Network lalu kita klik Next.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-005
6. Selanjutnya pada Address Pool of Network isikan IP Address Range yang akan kita gunakan untuk Pool IP Addres bagi HotSpot Client. Misalnya range IP address : 192.168.88.100 – 192.168.88.254. Lalu kita klik Next.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-006
7. Selanjutnya pada select certitificate, klik next.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-007
8. Selanjutnya pada IP Address SMTP Server, klik next.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-008
9. Selanjutnya pada DNS Server, masukkan IP DNS-nya Google atau Provider yang kita gunakan. Lalu klik next.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-009
10. Selanjutnya pada DNS Name, klik next.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-010
11. Selanjutnya akan muncul tampilan Setup has completed successfully. Klik OK.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-011
12. Selanjutnya kita perlu rapikan sedikit lagi. Pada menu HotSpot option Servers, double klik lalu rapikan nama hotspot server dan Addres per Mac serta penentuan idle time out-nya.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-012
13. Selanjutnya pada menu Server Profile, rapikan nama Profile serta alokasi bandwith jika perlu.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-014
14. Selanjutnya pada Option User Profile, buatlah profile user. Misalnya User-128-Kbps, User-256-Kbps, User-512-Kbps, dll sesuai kebutuhan kita. Tentukan jumlah share user = 1 serta Rate Limit sesuai nama profile yang telah kita tentukan. Tentukan juga Mac Cookies time out sesuai kebutuhan.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-015
15. Rapikan dengan profile sesuai kebutuhan kita. Bisa mengacu pada bandwith limit ataupun quota base.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-016
16. Selanjutnya kita buat User sesuai profile yang telah kita siapkan.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-017
17. Selanjutnya kita coba koneksi internet dari client. IP Address buat Automatic. Selanjutnya saat kita browsing websites maka akan otomatis muncul Login Page HotSpot seperti gambar dibawah ini. Berarti setting Hotspot kita sudah berfungsi dengan baik. Selanjutnya kita lakukan Login dengan user hotspot yang telah kita buat dan lihat hasilnya.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-018
18. Okey, selanjutnya tampil seperti gambar di bawah ini dan bisa mengakses internet dengan baik.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-019
19. Jika kita pantau pada Mikrotik HotSpot via Winbox akan muncul active user dari PC Client yang sudah konek internet via HotSpot tadi. Okey, mudah sekali bukan? Pada artikel selanjutnya kita akan mengunakan User Manager untuk pembuatan User Authentikasi agar lebih mudah… Selamat mencoba…
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-020
Artikel selanjutnya :

Cara Lengkap Seting Hotspot dengan Mikrotik Part 2

Cara Lengkap Seting Hotspot dengan Mikrotik Part 2


Logo-Wifi-XP-Solution-Mikrotik-HotSpot
Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan
Berikut ini adalah Step by Step konfigurasi Mikrotik HotSpot dengan User Manager dan Radius Server yang merupakan kelanjutan atau pengembangan dari artikel yang telah saya buat sebelumnya :

Cara Lengkap Seting Hotspot dengan Mikrotik Part 1

Keuntungan kita dengan mengunakan User Manager dan Radius Server ini adalah untuk lebih memudahkan kita dalam melakukan Manajemen User HotSpot, baik dalam pembuatan account secara massal ataupun pembuatan Kartu Member HotSpot, pembuatan Profile user, pengaturan bandwith user profile, monitoring user session atau user yang sedang aktif, memantau Log User, pelaporan / accounting / payment, dan lain-lain.

Okey, langsung saja kita mulai :
1. Perhatikan pada Mikrotik Winbox dibawah ini, yang mana kita mengunakan layanan Speedy dan kita gunakan satu Interface LAN untuk broadcast wifi atau jaringan Internet HotSpot.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-001
2. Pastikan Package UserManager sudah kita install pada Mikotik kita.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-002
3. Setelah kita melakukan konfigurasi Mikrotik HotSpot pada artikel sebelumnya, selanjutnya kita tinggal melakukan sedikit perubahan. Langsung saja ke menu IP HotSpot pada option Server Profiles. Buka profile yang telah kita buat lalu pada option RADIUS kita check mark pilihan Use Radius dan kita pilih NAS port type 15 (ethernet).
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-003
4. Selanjutnya kita klik pada menu utama Winbox RADIUS, lalu tambah sebuah Radius Server dengan services : HotSpot, Login, Wireless. Pada address Radius Server kita isikan IP Public kita, misalnya : 36.74.199.209 dan isikan pula password-nya yang nanti akan kita entry pada Server Radius di konfigurasi User Manager. Selanjutnya pada menu INCOMING, kita checkmark Accept dengan port 3799 ( atau port yang kita kehendaki ).
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-004
5. Selanjutnya sekarang kita Login pada Web Configuration Usermanager. Cara aksesnya adalah : IP-Mikrotik:port/userman . Username dan password default Usermanager adalah admin tanpa password.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-005
6. Selanjutnya pada menu Router, kita masukkan Nama Router ( bebas ), IP Radius Server ( IP Public ), Password Radius Server, serta Radius Incoming COA + Port 3799.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-006
7. Selanjutnya pada menu Customer, masukkan data User admin Userman dan password serta profile perusahaan kita.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-007
8. Selanjutnya pada menu Profiles, kita buat profile user dan profile limitations. Buatlan seperti contoh dibawah ini.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-008
9. Buat juga beberapa profile sesuai kebutuhan anda.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-009
10. Selanjutnya pada menu User, kita akan membuat user hotspot secara massal atau generate user. Buatlah seperti contoh dibawah ini.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-010
11. Okey, berikut ini tampilan user yang telah kita generate dan siap digunakan untuk login Hotspot.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-011
12. Selanjutnya kita akses internet, misalnya ke google.com maka akan muncul Login Page Mikrotik HotSpot kita. Lakukan Login dengan user yang telah dibuat tadi.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-012
13. Tarrrraaaaaa… Kita berhasil login dan akses internet via Mikrotik HotSpot dan Usermanager dari Radius Server Mirkotik.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-013
14. Perhatikan pada Mikrotik Winbox menu Active user. Disitu akan terlihat Status User yang sedang aktif Login via Mikrotik HotSpot. Perhatikan juga menu Queue akan terpantau pemakaian bandwith dari user HotSpot.
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-014
15. Perhatikan juga menu Cookies juga terpantau sebagaimana Profile HotSpot Server yang telah kita buat, yaitu 30 menit. Artinya jika user ini tidak ada aktifitas akses internet ataupun Log off, lalu dia mengakses internet lagi maka tidak diperlukan Login Mikotik HotSpot karena session-nya masih aktif dalam waktu 30 menit ( sejak pertama Login & waktu berlanjut per-30 menit ).
Mikrotik-v.6.6-HotSpot-with-User-Manager-IP-Public-015
16. Okey, sekian dulu tutorial saya ini, semoga bermanfaat.

Solusi masalah Smartbilling Error Setelah di update

Dulu di awal debutnya, sb sangat2 sering membuat repot, banyak masalah .. sering eror... data crash... database terhapus/rusak.. jika dibandingkan billing system yg lain, pastilah akan membuat ciut owner untuk beralih ke sb meskipun di iming2i gw gold dgn berbagai keuntungannya...
Namun seiring waktu perbaikan itu pasti... Terbukti Lama nian adem ayem pake sb udah ga ada masalah yg berarti lagi.. ga lagi hawatir data rusak/hilang...
... sampai suatu saat beberapa waktu belakangan ini sb memunculkan fitur
MobileSB, yg disamping memiliki fitur keren yg hampir ga ditemuin di system billing yg lain.. tapi efek samping update fitur tsb. Menyebabkan kinerja SB jadi lebih berat dan membebani pc servernya.
Sehingga bermunculan lah banyak keluhan dan masalah dari para penggunanya.. sebagian contoh nya gambar2 dibawah ini...

Tapi sebenarnya teman2 ga perlu terlalu pusing... karna masalah sekarang ini tidak mengakibat kan sampai database rusak atau data2 hilang seperti jaman dahulu kala... masalah2 ini dapat dgn mudah terselesaikan dgn cara...
Install ulang saja dgn installer terbaru yg bisa didownload di gwarnet.com.
Baik itu server maupun client. Dan cukup di timpa saja di installan yg lama.
Beres...
Atau jika masih nyangkut... kill process dulu SmartBranch dari taskmanager, baru install ulang.
Itu saja dari saya... menanggapi berbagai keluhan yg bertebaran di forum2, teramasuk forum ini.
Dan mudah2an Tim SB dapat segera menemukan formula yg paling tepat hingga eror2 sprt yg banyak terjadi belakangan ini tidak lagi terjadi.
Terimakasih.


Berbagai Macam-macam masalah yang sering muncul di Cyberindo Update Dan Cara mengatasi

 
FaQ ini adalah kumpulan pertanyaan dari para member-member grup  Komunitas Cyberindo Indonesia.
Setelah di sortir dimana masalah sudah dinyatakan solved oleh TS, maka masalah beserta solusinya di masukkan ke dalam list FaQ ini guna mempermudah para member grup untuk mengatasi troubleshooting dikemudian hari.
Perlu diingat ! FaQ ini unofficial, bukan resmi direlease oleh pihak cyberindo, tapi cuma rangkuman yang dibuat oleh saya yang lagi iseng-iseng sambil cari perhatian Muahahah !!
Oke langsung aja ya...

1. Ask : Kenapa sih setiap setting warnet dengan updater cyberindo pasti ada aja masalah-masalah teknis yang diluar perkiraan, padahal secara teori dan rencana seharusnya lancar aja

Jawabannya : Pastikan sarapan nasi uduk dulu sebelum setting/instalasi, karena biasanya pekerjaan yang dimulai tanpa diawali dengan sarapan nasi uduk atau lontong sayur itu memiliki resiko menemui masalah yang lebih tinggi

2. Ask : Apa yang harus saya lakukan kalau pada saat instalasi saya mengalami masalah teknis dan tidak kunjung mendapatkan solusi, padahal sudah coba sana sini, sudah tanya sana sini, berkali-kali membaca ulang tutorial

Jawabannya : Istirahat sebentar, duduk santai dibawah kipas angin sambil makan nasi uduk. kalau sudah feel good baru lanjutkan pekerjaan lagi. dan jangan lupa, selalu membaca doa sebelum memulai pekerjaan.

3. Ask : Alamat server & password login default cafe console apa ya? tadi ga sengaja kehapus terus mau login jadi ga bisa

Jawaban : Alamat Server = 127.0.0.1 Password : gcafe

4. Ask : Mode Autoupdate setiap update game sering pause sendiri, di klik betulkan update tapi langsung pause lagi

Jawaban : Tutup Cafe Console (Cyberindo) server, masuk ke direktori dimana Cafe console terinstal (Default : C:\Program Files (x86)\CyberIndoServer) , cari file bat dengan nama "_remove_service.bat" jalankan filenya, tunggu sampai ada tulisan "press any key" dah pencet dah tuh tombol any. Lalu cari file bat dengan nama "_install_service.bat" jalankan filenya, tunggu sampai selesai. buka lagi Cafe Consol servernya

5. Ask : Autoupdate Garena Plus Stuck di pertengahan, ditunggu ga jalan-jalan lagi

Jawaban : Buka task manager di server, masuk ke tab proccess, cari ggdllhost.exe lalu endtask, batalkan update garenaplus nya, lalu update ulang
*Biasanya ggdllhost.exe ini kalau nyangkut di task manager juga bisa ber-efek update game lain ikut stuck, belum jelas penyebabnya apa, jadi kalau ada game lain yang stuck juga, bisa coba cara ini, semoga bisa jadi solusi :D

6. Ask : Pada waktu ada game yang sedang update (autoupdate) dari RDC, koneksi internet mendadak lemot, game online jadi lag, solusinya bagaimana?

Jawaban : Buka Cafe Console (CyberIndo) Server, masuk ke Pengaturan Dasar, dan disitu ada fitur untuk mengatur jumlah antrian update dan limit kecepatan update. silahkan di atur berapa game yang bisa update dalam 1 proses dan berapa kecepatan internet yang akan di berikan. Atau bagi warnet yang menggunakan router mikrotik, bisa dibuat rules khusus untuk mengatur koneksi ke download server, untuk file rsc kebetulan sudah ada yang pernah posting, silahkan ambil disini https://www.facebook.com/groups/CyberindoGlobal/839172646140360/ tinggal import ke mikrotik lalu tentukan sendiri speed limit nya :D

7. Ask : Waktu menjalankan Cyberindo server, muncul pesan error : koneksi ke server gagal

Jawaban : Masuk ke direktori dimana Cafe console terinstal (Default : C:\Program Files (x86)\CyberIndoServer) , cari file bat dengan nama "_remove_service.bat" jalankan filenya, tunggu sampai ada tulisan "press any key" dah pencet dah tuh tombol any. Lalu cari file bat dengan nama "_install_service.bat" jalankan filenya, tunggu sampai selesai. buka lagi Cafe Consol servernya

8. Ask : (Mode Local Disk) Game gagal sync, di server sudah update, tapi di client masih minta update.

Jawaban : Jalankan game yang gagal sycn di client, jangan klik run pada game menu tapi klik opsi "update" akan muncul jendela kecil dengan 3 menu update option. pilih salah satu metode untuk re-sycn game di pc client tersebut.
1. quick update by index
2. quick update by files
3. redownload all files

9. Ask : Game Point Blank (PB) selalu minta chek sebelum bisa di play

Jawaban :
1. Mode Local disk : buka restore protect, pastikan game suka uptodate antara client dengan server, jalankan game nya, klik chek lalu tunggu sampai selesai. tutup lagi restore protect
2. Mode virtual disk & Diskless : Jalankan gamenya di server, chek lalu tunggu sampai selesai. setelai selasai tutup launcher game. masuk ke cyberindo server, klik kanan atau double klik game Point Blank di list Online game, pilih opsi "Buat Index" tunggu sampai selesai

10. Ask : Tambah game manual, tapi di game menu client tidak muncul

Jawaban : klik kanan atau double klik game yang bersangkutan di gamelist pada server cyberindo. pilih menu "Konfig Game", klik opsi "Install game di list ke" yang terdapat di pojok kiri bawah lalu tentukan default grup yang di inginkan.

11. Ask : Error install cyberindo client mode local disk (Error opening file for writing bla bla bla)

Jawaban : Pastikan Pc client terdapat 3 partisi (C, D, dan E)

12. Ask : Sama seperti kendala pada point no 11, cuma yang ini error messagenya ada tulisan cafeclientsvc

Jawaban : Itu biasanya terjadi kalau install ulang client cyberindo, buka task manager lalu masuk ke menu proccess. cari proses dari cafeclientsvc, end task. silahkan lanjutkan proses instalasi

13. Ask : Muncul gambar gembok kecil di tray icon game menu cyberindo

Jawaban : Masalah lisensi, silahkan hubungi CS Cyberindo

14. Ask : Cara memasukkan film atau lagu ke game menu cyberindo

Jawaban : Untuk sementara ini, solusi yang terbaik cuma 1. Silahkan menggunakan software 3rdparty untuk catalog video/audio. beberapa software yang direkomendasikan adalah EMDB dan XBMC, masih ada banyak software lain yang lebih bagus atau lebih menarik, silahkan googling cari sendiri sesuai selera :D

15. Ask : Tampilan game menu rusak/blank putih

Jawaban : Penyakit pasarannya sih driver dan biasanya solved setelah menginstall/mengupdate driver VGA

16. Ask : Lancard gigabit terbaca cuma 100Mbps

Jawaban : Biasanya masalah terpadat pada
1. Switch yang belum support gigabit (solusi ganti switch)
2. kabel UTP belum support gigabit (Solusi Ganti kabel)
3. atau krimping konektor RJ45 yang kurang sempurna (solusi krimping ulang, atau coba di press ulang konektornya sebelum krimping ulang lalu test lagi)

17. Ask : Optimize traffic dari server pada client dengan lancard 10/100 (apabila masih banyak PC client dengan Lancard 10/100)

Jawaban : Pada server, buka device manager, pada networking device klik kanan --> klik properties --> masuk ke menu advaced --> cari opsi Flow Control --> set disable (defaultnya tx & rx enabled)
restart pc server

18. Ask : Traffic LAN server cuma 10% di task manager padahal sudah gigabit, switch sudah gigabit, client gigabit

Jawaban : Biasanya masalah ini terjadi pada warnet / game centre yang menggunakan switch/hub lebih dari 1. apabila lancard server sudah terdeteksi 1Gbps, lan client juga sudah terdeteksi 1Gbps, maka pastikan kabel dari switch satu ke switch yang lain juga sudah terpasang dengan baik

19. Ask : Install ulang, upgrade/downgrade versi cafe console, gagal booting (PXE-M0F Connection reset)

Jawaban : Lisensi diskless pada console diskless lepas waktu uninstall cyberindo client pada mode super user, karna kalau install ulang cyberindo server biasanya dengan tujuan untuk ganti versi, otomatis harus buka super user dan install ulang cafe client-nya. Sementara ini solusinya install ulang diskless server console.

20. Ask : [diskless] boot stuck di booting from san device 0x80

Jawaban : PC Client belum dikasih image atau image yang digunakan terdapat file corrupt

21. Ask : Booting stuck di logo windows

Jawaban : Penyebab umumnya adalah Driver LANcard yang tidak cocok, Penggunaan Windows Loader (image windows7), Lancard yang tidak support boot ROM (PXE), Lisensi
Solusi
- Driver LANcard yang tidak cocok : Import driver lan dengan menggunakan pnp tools server, untuk driver silahkan download dari website resmi masing-masing motherboard
- Windows Loader : silahkan cari loader versi lain di google atau bisa menggunakan remove wat, atau tidak perlu dikasih loader, tiap 30 hari upload ulang image :Troll:
-Lancard yang tidak support boot ROM (PXE) : ganti lancardnya atau bisa boot dengan ipxe, silahkan googling dengan keyword ipxe untuk tutorialnya dan requirement toolsnya
-Lisensi : sama seperti FaQ No 19

22. Ask : Gagal booting (Pxe-m0f no bootable device)

Jawaban :
• Pastikan image sudah di upload / import.
• Pastikan DHCP scan di server sudah berjalan.
• Pastikan DHCP scan di server tidak bentrok dengan DHCP server diskless lain (kalau ada).
Pastikan juga DHCP range nya tidak include IP si server sendiri.
• Kalau TFTP service masih gagal running, bisa coba input mac address client secara manual pada server diskless

23. Ask : kurang lebih sama seperti FaQ no 22 cuma error message nya "pxe-m0f media test failure"

Jawaban : cek kondisi kabel dan lancard, pastikan onboard LAN sudah enable dan kabel UTP sudah terhubung dengan baik

24. Ask : booting diskless gagal muncul error message "reboot and select proper boot device or insert boot media in selected boot device and press a key"

Jawaban : Cek bios, pastikan Onboard Lancard dan Onboard LAN Boot ROM (PXE) sudah enable.

25. Ask : Apa sih arti dari tanda silang warna merah pada cafe console server

Jawaban : tanda silang warna merah = restore protect tidak aktif atau tidak terinstall
apabila aktif atau terinstall akan ada tanda (ga tau tuh gambar apa) warnanya hijau
pada mode diskless abaikan tanda silang warna merah-nya, karena mode diskless tidak menggunakan harddisk dan image sudah locked, loh kalo gitu untuk merubah-rubah setting pada image diskless gimana? silahkan aktifkan fitur super user yang fungsinya sama seperti protect restore pada mode disk.
super user aktif = protect disabled
super user nonaktif = protect enabled

26. Ask : Protect Restore itu apa sih?

Jawaban : sama aja kayak Deepfreeze, shadow defender dan software-software sejenisnya, cuma bedanya restore protect cyberindo full freeze tapi tetap memungkinkan update game yang di transfer dari server cyberindo masuk secara permanen di pc client

27. Ask : Bagaimana cara install restore protect pada updater versi local disk & virtual disk

Jawaban : nyalakan PC client, pada cafe console server akan ada tanda silang warna merah apabila belum terinstall atau belum aktif restore protectnya, silahkan klik kanan pc tersebut, pilih menu install/aktifkan restore

Sekian dulu, semoga bermanfaat..
Mohon di tambahkan apabila ada yang kurang, di koreksi apabila ada yang salah, dan mohon jangan dibully apabila kurang berkenan.

Mengatasi Moodo Marble Runtime Error Abnormal Program termination di windows XP


Bagi sobat pengguna moodo Marble di windows Xp ada kalanya menemukan kendala seperti diatas.
Runtime atau run-time error adalah pesan kesalahan dapat disebabkan oleh:

  1. Konflik Terminate-and-stay-resident (TSR) atau program yang sedang berjalan dan melakukan beberapa fungsi tertentu.
  2. Masalah software
  3. Virus komputer
  4. Masalah memori
  5. .Net Framework nya minta Update

    Kenapa sering terjadi di Windows XP?
    •  Karena seperti anda ketahui pihak microsoft telah menghentikan suport nya untuk windows Xp sejak april 2014 lalu. Sehingga update nya pun sudah di hentikan oleh pihak microsoft.
Untuk mengatasi hal tersebut anda bisa menggunakan beberapa cara di bawah ini :
  1.  Install Microsoft Visual C++ Runtime Library
http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=5555

2. Install NetFramework nya yang terbaru.

Untuk Windows 8.1 dan Windows Server 2012
     .NET Framework 4.5.2 [48.7 MB]
     .NET Framework 3.5 SP1 [65.6 MB]
     Installer online langsung dari microsoft sendiri [250 KB]


Untuk Windows 8 dan Windows Server 2012
     .NET Framework 4.5.2 [48.7 MB]
     .NET Framework 3.5 SP1 [65.6 MB]
     Installer online langsung dari microsoft sendiri [250 KB]

Untuk Windows 7 dan  Windows Server 2008 R2
     .NET Framework 4.5.2 [48.7 MB]

Untuk Windows Vista dan Windows Server 2008
     .NET Framework 4.5.2 [48.7 MB]
     .NET Framework 3.5 SP1 [48.7 MB]

Untuk Windows XP:
     .NET Framework 1.0 SP3 [30.1 MB] 
     .NET Framework 1.1 SP1 [32.5 MB] 
     .NET Framework 3.5 SP1 [238 MB] 
     .NET Framework 4.0 [49.6 MB] 

Password rar untuk Semuanya: www.p30download.com Download dan install. jangan lupa untuk merestart komputer setiap selesai menginstall program diatas.
semoga membantu.